EKSPLORASI NILAI ESTETIKA JUBAH KERENGAK SEBAGAI SUMBER LITERASI BUDAYA DI DESA BATU URIP

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55526/kastral.v6i1.938

Keywords:

Estetika, Jubah Kerengak, literasi budaya.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai estetika Jubah Kerengak serta mengkaji perannya sebagai sumber literasi budaya di Desa Batu Urip. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara interpretatif untuk mengungkap makna estetika yang terkandung dalam unsur-unsur visual Jubah Kerengak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai estetika Jubah Kerengak tercermin pada motif, warna, bentuk, dan teknik pembuatannya yang sarat makna simbolik. Setiap elemen tersebut merepresentasikan nilai-nilai kehidupan seperti kebersamaan, kesederhanaan, penghormatan terhadap leluhur, serta hubungan harmonis antara manusia dan alam. Selain berfungsi sebagai pakaian adat dalam upacara tradisional, Jubah Kerengak juga memiliki potensi sebagai media literasi budaya yang dapat meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap kearifan lokal. Simpulan penelitian ini adalah bahwa nilai estetika Jubah Kerengak tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Batu Urip, tetapi juga berperan penting sebagai sumber literasi budaya dalam upaya pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Pustaka Pelajar.

Denzin, N. K. (2017). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. McGraw-Hill.

Haryanto. (2021). Antropologi budaya dan konstruksi identitas lokal. Pustaka Pelajar.

Haryanto, S. (2021). Kebudayaan dan identitas sosial masyarakat Indonesia. Pustaka Pelajar.

Hidayat, R. (2022). Literasi budaya dalam pendidikan karakter generasi muda. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(2), 115–126.

Hidayat, R. (2022). Literasi budaya dalam pembentukan karakter generasi muda. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(2), 115–126.

Lestari, D. (2022). Tradisi lisan dalam pelestarian budaya Indonesia. Jurnal Kajian Budaya, 10(1), 44–55.

Lestari, D. (2022). Pergeseran nilai budaya pada generasi muda di era modernisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 8(1), 45–58.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nugroho, A. (2021). Integrasi budaya lokal dalam pendidikan sebagai upaya literasi budaya. Jurnal Pendidikan Nusantara, 9(3), 210–220.

Prasetyo, B. (2020). Makna simbolik dalam busana adat Indonesia. Jurnal Seni dan Budaya, 15(2), 78–89.

Pratama, Y. (2020). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi budaya lokal. Jurnal Ilmu Sosial, 9(1), 33–41.

Rahmawati, N. (2022). Nilai estetika dalam karya seni tradisional sebagai media edukasi budaya. Jurnal Seni Rupa, 11(2), 98–110.

Saputra, D. (2023). Globalisasi dan penurunan minat budaya lokal. Jurnal Ilmu Sosial Kontemporer, 14(1), 55–67.

Sari, M. (2020). Peran busana adat dalam memperkuat identitas budaya lokal. Jurnal Antropologi Indonesia, 41(1), 25–36.

Sutrisno, M. (2019). Teori simbol dalam budaya masyarakat. Kencana.

Sutrisno, M., & Putranto, H. (2019). Teori-teori kebudayaan kontemporer. Kencana.

Wulandari, R. (2021). Analisis motif dan warna dalam busana adat sebagai simbol budaya. Jurnal Desain dan Budaya, 7(2), 120–132.

Downloads

Published

2026-06-26