MENJAGA EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI KALANGAN GENERASI Z

Authors

  • Nita Wahyuni Universitas PGRI Silampari
  • Elcya Novriani Universitas PGRI Silampari
  • Dwi Ayu Setyawati Universitas PGRI Silampari
  • Sri Handayani Universitas PGRI Silampari

DOI:

https://doi.org/10.55526/ljese.v6i1.965

Keywords:

Bahasa Indonesia, Generasi Z, globalisasi, media sosial, identitas nasional

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan identitas nasional yang memiliki peran penting sebagai alat komunikasi, pemersatu bangsa, serta simbol jati diri masyarakat Indonesia. Namun, di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, eksistensi Bahasa Indonesia menghadapi berbagai tantangan, khususnya di kalangan Generasi Z. Generasi ini cenderung menggunakan bahasa yang lebih fleksibel, tidak baku, serta mencampurkan Bahasa Indonesia dengan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, dalam komunikasi sehari-hari di media sosial. Fenomena tersebut berpotensi mengurangi penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta melemahkan fungsi bahasa sebagai identitas nasional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tantangan penggunaan Bahasa Indonesia di era digital, menegaskan pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, serta mengidentifikasi peran Generasi Z dalam melestarikannya. Selain itu, artikel ini juga menguraikan berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk menjaga eksistensi Bahasa Indonesia, seperti melalui pendidikan yang adaptif, pemanfaatan media sosial secara kreatif, dukungan pemerintah dan lembaga kebahasaan, serta penanaman sikap bangga berbahasa Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan tetap mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia, bahasa ini dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran, sikap positif, dan komitmen bersama untuk menjaga Bahasa Indonesia agar tetap hidup, kuat, dan relevan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

References

Alwi, Hasan. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2020. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Chaer, Abdul & Agustina, Leonie. 2010. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Crystal, David. 2003. Language and the Internet. Cambridge: Cambridge University Press.

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sugono, Dendy. 2009. Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Gramedia.

Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Published

2026-06-26