Kesadaran Digital Sebagai Pengembangan Karakter Kebangsaan Di Abad 21

Authors

  • Yusuf Siswantara Universitas Katolik Parahyangan

DOI:

https://doi.org/10.55526/ljse.v1i1.41

Keywords:

Digital, Karakter, kebangsaan, abad 21

Abstract

Peradaban menuntut penyesuaian karakter generasi bangsa. Dunia digital dalam revolusi industri 4.0 di abad 21 menuntut kompetensi yang relevan. Hoax dan relativitas kebenaran menjadi tantangan bangsa sebab rupanya mampu menghadirkan potensi disintegrasi masyarakat atau bangsa. Dengan metode literatur review, penelitian ini melakukan studi awal tentang fenomena digital dalam kaitannya dengan karakter kebangsaan. Kesadaran digital merupakan karakter khas abad 21 dengan mengedepankan kesadaran kritis dan kompetensi literasi data, teknologi, dan humanitas. Hasil yang ditawarkan adalah bahwa kesadaran digital mampu mengembangkan karakter kebangsaan dalam dunia digital di abad 21.

Kata Kunci: Digital, Karakter, kebangsaan, abad 21

References

American Philosophical Association. (1990). Critical Thinking: A Statement of Expert Consensus for Purposes of Educational Assessment and Instruction. Research Findings and Recommendations.
Budimansyah, D. (2002). Model pembelajaran dan penilaian berbasis portofolio. Genesindo.
Budimansyah, D. (2009). INOVASI PEMBELAJARAN “PROJECT CITIZEN.” Abmas, 82.
Budimansyah, D., Suharto, N., & Nurulpaik, I. (2019). Proyek Belajar Karakter Untuk Mengembangkan Literasi Baru Abad 21. Gapura Press, 1, 1–476.
D’Ancona, M. (2017). Post-Truth: The New War on Thruth and How to Fight Bac. Elbury Press.
Darman, R. A. (2017). Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia Tahun 2045 Melalui Pendidikan Berkualitas. Jurnal Edik Informatika, 2(2), 73–83.
Firmansyah, M. J. (2020). Cerita Perusuh Demonstrasi Omnibus Law yang Ngaku Tak Tahu Isi UU Cipta Kerja. https://metro.tempo.co/read/1394860/cerita-perusuh-demonstrasi-omnibus-law-yang-ngaku-tak-tahu-isi-uu-cipta-kerja
Ghofari, G., & Aziz, U. A. (2018). Hoax dan Literasi Internet Netizen di Indonesia. In Kumpulan Ulasan, Politik, Ekonomi, dan Gaya Hidup Era Digital.
Hamidi, F. N. (2011). Peran Harian Kompas dalam memelihara pluralitas di Indonesia.
Hamidi, J. (2006). Makna dan Kedudukan Hukum Naskah Proklamasi 17 Agustus 1945 dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia ( The Meaning and Legal Status of Proclamation Text in the Republic of Indonesia ’ s Constitutional System ). Risalah HUKUM Fakultas Hukum Unmul, 2(2), 68–86.
Han, E. S., & goleman, daniel; boyatzis, Richard; Mckee, A. (2019). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA TEMA PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN DI KELAS V SDN 101777 SAENTIS *Shania. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Haryatmoko. (2020). Jalan Baru, Kepemimpinan & Pendidikan, Jawaban atas Tantangan Disrupsi-Inovatif. Gramedia Pustaka Utama.
Kemendikbud. (2017). Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter. Kemendikbud, 58.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). PISA 2019. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2019/12/hasil-pisa-indonesia-2018-akses-makin-meluas-saatnya-tingkatkan-kualitas
Kurniawan, H., & Hendra Kurniawan. (2015). Dampak Sistem Tanam Paksa terhadap Dinamika Perekonomian Petani Jawa 1830-1870. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 11(2), 163–172. https://doi.org/10.21831/socia.v11i2.5301
Lapsley, D. K. (2008). Moral Self-Identity as the Purpose of education. In L. P. N. & D. Narvaez (Ed.), Handbook of moral and character education (pp. 41–74). Routledge.
Lestari, S. (2016). Ketika paham radikal masuk ke ruang kelas sekolah. Https://Www.Bbc.Com/. https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/05/160519_indonesia_lapsus_radikalisme_anakmuda_sekolah
M. Sastrapratedja, S. . (2013). Pendidikan Sebagai Humanisasi. Pusat Kajian Filsafat Dan Pancasila.
Martini, E. (2018). Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Model Pembelajaran Berbasis Kecakapan Abad 21. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(2), 21–27. https://doi.org/10.24269/jpk.v3.n2.2018.pp21-27
McIntyre, L. (2018). Post-truth. Cambride: Macssachusetts Institute of TEchnology.
Moleong, L. J. (1998). Metodologi Penelitian Kualitatif (ix). Remaja Rosdakarya.
Narvaez, D. (2008). Human and Moral Development: Cognitive and Neurobiological Perspectives on Virtue Development. In L. P. N. & D. Narvaez (Ed.), Handbook of moral and character education (pp. 452–476). Routledge.
Narvaez, L. P. N. & D. (2014). Handbook of Moral and Character Education (Handbook Pendidikan Moral dan Karakter) (L. P. N. dan D. Narvaez (ed.); III). Nusa Media.
Nuh, N. M., Ruhana, A. S., Jamil, A., Hakim, B. A., Asry, Y., Haryani, E., Ali, M., Ahmad, H. A., Sugiyarto, W., Karim, M. A., Arif, S., & Rosidi, A. (2015). Mereka Membicarakan Wawasan Kebangsaan (A. dan A. Rosidi (ed.)). Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. http://puslitbang1.kemenag.go.id
Rahmat. (2003). Sumpah Pemuda Antara Idealisme Dan Realisme Pendidikan Politik. Kependidikan Islam, 1(1), 59–69.
Rianto, P. (2019). Literasi Digital Dan Etika Media Sosial Di Era Post-Truth. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 24. https://doi.org/10.14710/interaksi.8.2.24-35
Rofiq, M. (2018). Viral Karnaval TK Bercadar dan “Bersenjata”, Ini Kata Kadisdik. Https://News.Detik.Com/. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4172114/viral-karnaval-tk-bercadar-dan-bersenjata-ini-kata-kadisdik
Santika, I. G. N. (2020). Menelisik Akar Kegaduhan Bangsa Indonesia Pasca Disetujuinya Hasil Revisi UU KPK Dalam Perspektif Pancasila. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 6(1), 26–36. https://doi.org/10.23887/jiis.v6i1.25001
Septanto, H. (2018). Pengaruh hoax dan ujaran kebencian sebuah cyber crime dengan teknologi sederhana di kehidupan sosial masyarakat. Dalam Jurnal Kalbiscientia: Jurnal Sains Dan Teknologi, 5(2).
Septikasari, R., & Frasandy, R. N. (2018). Keterampilan 4C Abad 21 dalam Pembelajaran Pendidikan Dasar. Tarbiyah Al-Awlad, VIII(2), 112–122.
Siregar, N. H. (2020). Pengembangan Kualitas Pendidikan Di Indonesia Dilakukan Melalui Peningkatan Profesionalitas Guru. Jurnal Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran …. http://journal.umsu.ac.id/index.php/JPPG/article/view/4454
Siswanto, S. (2019). PANCASILA SEBAGAI PENGAWAL SOLIDARITAS KEBANGSAAN. Jurnal Pertahanan & Bela Negara. https://doi.org/10.33172/jpbh.v9i1.502
Sugiyono, P. D. (2017). Metode Penelitian & Pengembangan, Research and Development. Alfabeta.
Sukmawati, A. I., Anjani, M. D., Vijawabwana, A., Laurens, M. F., Dwi, A., Madrah, M., Nisita, A., Hasibuan, M. S., Suryani, C., Amanda, N. R., Elsha, D. D., Kurnia, N., Haryana, D., Lewi, O., BU, D., Rianto, P., Santoso, E., Widyatmojo, R., Yasak, E., … Kamila, A. (2019). DEMOKRASI DAMAI ERA DIGITAL. Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

Downloads

Published

2021-06-01