PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD NEGERI BATU GANE

Authors

  • Misnaro Ulva Universitas PGRI Silampari
  • Dedy Firduansyah Universitas PGRI Silampari
  • Aswarliansyah Universitas PGRI Silampari

DOI:

https://doi.org/10.55526/ljse.v4i1.506

Keywords:

Hasil Belajar, Inkuiri Terbimbing, IPS

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui tuntasnya hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Batu Gane. Metode penulisan yang digunakan berbentuk Pre-eksperimen semu dengan desain eksperimen yang digunakan berbentuk desain one-group pre-test dan post-test. Dalam penulisan ini menggunakan satu kelas sampel yaitu kelas V dengan jumlah siswa 24 orang. Hal ini berarti semua anggota populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Instrument yang digunakan penulis berbentuk soal essay yang berjumlah 8soal. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan rumus uji-z. Berdasarkan hasil uji analisis data dengan taraf kepercayaan  = dan  = 1,64. Karena >yang menunjukkan bahwa ditolak dan  diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Batu Gane setelah mengikuti pembelajaran IPS menggunakan model Inkuiri Terbimbing secara signifikan tuntas.

References

Alya, Q. (2013). Kamus Bahasa Indonesia Modern. Surabaya: Amalia.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi Sembilan). Jakarta: Bina Aksara. .
Aris Shoimin. (2014). Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013 (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Asri Trisna Puspita dan Budi Jatmiko, “Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (guided inquiry) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Fisika Materi Fluida Statis Kelas XI di SMA NEGERI 2 SIDOARJO”, Vol. 02, No. 03, 2013, Unversitas Negeri Surabaya, H. 122-12.
Dessy. (2010). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru Edisi Kedua. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Ibid. (2013). Pembelajaran IPATerkini Mendekati Siswa dengan Lingkungan Alamiah dan SosialBudayanya. Singaraja: Undiksha.

Juniantari. (2014). Pembelajaran IPS di Sekolah. Bandung: Alfabeta.

Muda. (2006). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Mulyasa, E. (2012). Menjadi Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Trianto, (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.
Rahmani. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Motvasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, Vol. 03, No.01, hlm 158-168, 2015.

Rahmawati. (2018). Buku Teks IPS. Yogyakarta: Absolut.
Rahmazani. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains Siswa pada Materi Fluida Statis Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (SNP) Unsyiah 2017, April 13, 2017.

Rasyid & Mansur. (2009). Penilaian Hasil Belajar. Bandung: CV Wacana Prima.

Riduwan. (2008). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Roestiyah, NK. (2012). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Sanjaya, A. (2009). Cooperatve Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sudjana. (2015). Statistik Nonparametiks, Bandung: Alfabheta.

Sugiyono. (2014). Metodologi Penelitian. Bandung: Alfabheta.

Sugiyono. 2012. Metode PenelitianPendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R dan D. Bandung: Alfabeta.
Sugono, D. (2010). Kamus Bahasa Indonesia Sekolah Dasar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Susanto. (2013). Pembelajaran IPA di SD. Jakarta: Ganesha.

Tangkas. (2012). Model-Model Pembelajaran Mengambangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Taufik, Imam. (2010). Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Bandung: Ganecatx.

Uno& Nurdin.(2011). Belajar dengan Pendekatan PAIKEM. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Published

2024-06-24