IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERPOTENSI ANTIMALARIA DI KECAMATAN RUPIT KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA
Keywords:
Tumbuhan, Berpotensi Anti Malaria, Kecamatan RupitAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan berpotensi antimalaria, bagian-bagian tumbuhan yang digunakan sebagai antimalaria, dan cara pengelolahan tumbuhan antimalaria oleh masyarakat di kecamatan Rupit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan menggunakan metode survei dengan jelajah. Hasil penelitian yang dilakukan mengenai identifikasi tumbuhan berpotensi antimalaria di Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara pada tanggal 13 Desember 2023 -13 Januari 2024 ditemukan 26 jenis tumbuhan yang terdiri dari 24 famili. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai antimalaria oleh masyarakat di Kecamatan Rupit yaitu daun (33,3%), sedangkan bagian tumbuhan lain yang digunakan yaitu akar (3,0%), batang (9,0%), rimpang (6,0%), buah (21,2%), biji (3,0%), rimpang (6,0%), dan bunga (6,0%). Cara pengolahan tumbuhan berpotensi antimalaria yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Rupit yaitu direbus (50%), sedangkan cara pengelolahan tumbuhan yang lain yaitu ditumbuk ( 13,1%), diparut (5,2%), diperas (5,2%), tanpa diramu (5,2%), direndam (5,2%), dan dikeringkan (5,2%).
Kata Kunci : Tumbuhan, Berpotensi Anti Malaria, Kecamatan Rupit
References
Abdillah, S., Farida, Y., Kartiningsih, Sandhiutami, N.M.D., and Mohamad, K. (2019) ‘Antimalarial activity and toxicity evaluation of the alkaloid rich fraction of momordica charantica fruits’, Internasional journal of pharmaceutical science and research, 10(5), pp. 2516–2522. Doi: 10.13040/IJPSR.0975-8232.10(5).2516-22.
Adisa, M. P., Septiani, L., & Marcellia, S. (2024). LITERATURE REVIEW: EKSTRAK MAKROALGA SEBAGAI ANTIMALARIA. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(3), 456-460.
Alim, A., Adam, A., & Dimi, B. (2020). Prevalensi Malaria Berdasarkan Karakteristik Sosio Demografi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(01), 4-9.
Andari, D., Linda, R., & Rafdinal, R. (2020). Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Suku Dayak Kendawangan Di Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang. Jurnal Protobiont, 9(1), 78-86.
Andari, F. D. (2020). Analisis Penerapan Fungsi Kelompok Tani Gondo Arum" Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Anggota (Studi Kasus di Dusun Gondosuli, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun) (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).
Azzarima, V., L. (2021). Identifikasi Keanekaragaman Tumbuhan Berpotensi Obat Di Bukit Kapur Kabupaten Gresik Sebagai Media Pembelajaran Berupa Ensiklopedia. Skripsi. Tulung Agung: INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG.
Bahalwan, F. & Mulyati, N. Y. (2018). Jenis Tumbuhan Herbal dan Cara Pengolahannya (Studi Kasus Di Negeri Luhutuban Kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat). Jurnal Biology Science & Education, 7(2), 162-177.
Bonay, M. (2013).Pemanfaatan Jenis-jenis Tumbuhan Obat Tradisional oleh Masyarakat Suku Klabra di Kampung Buk Dsitrik Klabot Kabupaten Sorong. Skripsi tidak diterbitkan. Manokwari: Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan-Universitas Negeri Papua.
Fitriany, J., & Sabiq, A. (2012). Malaria. Tropical Pediatrics: A Public Health Concern of International Proportions: Second Edition, 4(2), 287–297.
Gunadi. 2017. Studi Tumbuhan Obat Pada Etnis Dayak di Desa Geranting Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang. Jurnal Hutan Lestari, 5(2): 425-436.
Jumiarni, W. O. & Komalasari, O. (2017). Eksplorasi Jenis Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Suku Muna Di Permukiman Kota Wuna. Traditional Medicine Journal. 22(1), 45–56.
Kartika, T. (2015). Inventarisasi Jenis-Jenis Tumbuhan Berkhasiat Obat Di Desa Tanjung Baru Petai Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Sainmatika. 12 (1), 32-41.
Kartika, T. (2015). Inventarisasi jenis-jenis tumbuhan berkhasiat obat di desa tanjung baru petai kecamatan Tanjung Batu kabupaten Ogan Ilir (OI) provinsi Sumatera Selatan. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 12(1).
Khusna. N. (2019). Inventarisasi Tumbuhan Obat Pada Ketinggian Yang Berbeda di Kawasan Gunung Budheg Tulungagung Sebagai Media Pembelajaran Buku Saku Keanekaragaman Hayati. Skripsi Tidak diterbitkan. Institut Negeri Islam Tulungagung.
Kusmaini, K. (2017). Pemanfaatan Alat Peraga Tumbuhan Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Tentang Hubungan Antara Stuktur Bagian Tumbuhan Dengan Fungsinya Bagi Peserta Didik Kelas Iv Sd Negeri 1 Menduran Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Mitra Swara Ganesha, 4(2).
Lestari, F., & Susanti, I. (2019). Eksplorasi Proses Pengolahan Tumbuhan Obat Imunomodulator Suku Anak Dalam Bendar Bengkulu. BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi), 10(2), 179-183.
Lestari, F., Jayanti, R. D., Andriansah, A., Pratama, F. A., & Wijaya, G. A. (2023). IDENTIFIKASI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT PEDALAMAN DUSUN III SRI PENGANTIN KECAMATAN STL ULU TERAWAS KABUPATEN MUSI RAWAS. Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS), 2(1), 1-14.
Mabel, Y., Simbala, H. E., & Koneri, R. (2016). Identifikasi Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Suku Dani Di Kabupaten Jayawijaya Papua. Jurnal MIPA, 5(2), 103-107.
Margarethy, I., Yahya, Y., & Salim, M. (2019). Kearifan lokal dalam pemanfaatan tumbuhan untuk mengatasi malaria oleh pengobat tradisional di Sumatera Selatan. Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases, 5(2), 40-48.
Nasruddin, dkk. “Isolasi Senyawa Steroid Dari Kukit Akar Senggugu (Clerodendrum Serratum L. Moon)”. Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT 6. No.3. 2017 ISSN: 2302-2493.
Noor, R. & S. Zen. 2015. Inventarisasi Tanaman Obat di Masyarakat Suku Semende Kecamatan Way Tenong Lampung Barat. Prosiding Seminar Nasional: Transformasi Nilai-nilai Islam dalam Meningkatkan SDM Bangsa Indonesia. Lembaga Penelitian UM Metro. ISBN.9786027413504.
Oematan. 2015. Pengaruh Perbedaan Suhu dan Waktu Ekstraksi Terhadap Kandungan Tanin Pada Ekstrak Daun Jambu Mete (anacurdium occidentale). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. 4 (2): 1-12.
Prachelia, M. A. (2021). Hubungan Antara Faktor Lingkungan Fisik Dan Perilaku Masyarakat Dengan Penyakit Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Silau Laut Kabupaten Asahan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan).
Presson, J. (2018). Senyawa Bahan Alam Terestrial dengan Aktivitas Antimalaria. Jurnal Saintek Lahan Kering, 1(2), 31-35.
Radisa, K., & Ramadhania, Zm. (2019). Beberapa Tanaman Obat Sebagai Antimalaria. Jurnal Famaka, 17 (3), 99-107.
Regar, F. R. S. B., Novalina, D., Solikah, M. P., & ST, S. (2021). LITERATURE REVIEW: PERBANDINGAN UJI AKTIVITAS EKSTRAK SAMBILOTO (Andrographis paniculata) dengan EKSTRAK PEPAYA (Carica papaya Linn) SEBAGAI ANTIMALARIA Plasmodium falciparum.
Rojsanga, P., Bunsupa, S., & Sithisarn, P. (2020). Flavones Contents in Extracts from Oroxylum indicum Seeds and Plant Tissue Cultures.Molecules,25(7), 1545.
Sari, H. N. (2016). Jenis-jenis Tumbuhan Obat Yang Digunakan Masyarakat Untuk Pengobatan Tradisional Di Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. STKIP-PGRI Sumatera Barat.
Sari, L., & Andalia, N. (2019). Inventarisasi Tumbuhan Obat di Taman Hutan Kota Banda Aceh. Serambi Konstruktivis, 1(1).
Sharky, D.D., Sarah, M.W., Johnny, R., 2016, Gambaran prevalensi malaria pada anak SD YAPIS 2 di Desa Maro Kecamatan Merauke Kabupaten Merauke Papua, Jurnal e-Clinic (eCl), Universitas Sam Ratulangi Manado.
Sopi Bule Paskalita Indriaty I, Tallan MM. Kajian beberapa tumbuhan obat dalam pengobatan malaria secara tradisional. Spirakel. 2015;7(2):28-37.
Sugiyono, (2019). Metode Penelitian & Pengembangan Research and Development. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Wicaksono. 2015. Pengaruh Karagenan dan Lama Perebusan Daun Sirsak Terhadap Mutu dan Karakteristik Jelly Drink Daun sirsak. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 3(1): 281-291
Wijayanti SE, Chaerunisaa AY. Tanaman Herbal Berkhasiat Sebagai Obat Antimalaria. Farmaka. 2019;17(2):94-104.
Yanuartono, H. P. (2017). Saponin : Impact on Livestock (A Review). Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol. 6, No. 2, Desember 2017, 79-90.
Yunita, N. N., Tatontos, E. Y., & Urip, U. (2019). Analisis Jenis Plasmodium Penyebab Malaria Terhadap Hitung Jumlah Trombosit. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 6(1), 58-65.
Downloads
Published
Versions
- 2025-06-29 (2)
- 2025-06-29 (1)


