Pengolahan Limbah Kulit Buah Kolang Kaling Sebagai Media Tanam Di Kwt Krisan Dusun Iv Talang Rejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu

Authors

  • Linna Fitriani stkip pgri lubuklinggau
  • Maria Luthfiana stkip pgri lubuklinggau

DOI:

https://doi.org/10.55526/pkml.v1i2.75

Keywords:

Limbah kulit buah kolang kaling, Media tanam.

Abstract

Program kemitraan masyarakat (PKM) ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT Krisan dalam penyediaan metan di bidang pertanian sehingga terjadi peningkatan dalam perekonomian. Pengolahan pupuk organik ini diawali dengan kegiatan sosialisasi, pelatihan, pendampingan pengolahan, pengemasan, pemasaran, manajemen usaha dan evaluasi hasil produk secara berkelanjutan. Target capaian dalam kegiatan ini adalah Terselenggaranya sosialisasi dan demo pengolahan kulit buah kolang kaling menjadi metan, terselenggaramya kegiatan pelatihan, pembimbingan/pendampingan, pengadaan alat, terbentuknya badan usaha sederhana untuk mengolah, memasarkan hasil, terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah pupuk organik, publikasi media massa di Curup/Bengkulu ekspress dan artikel hasil Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang akan dipublikasikan di Jurnal Pengabdian Masyarakat CEMERLANG.

References

Susanto, R. 2002. Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Bengkuluekspress. 2020. Pengrajin Kolang Kaling mulai bermunculan. https://bengkuluekspress.com. Diakses 28 Oktober 2020.

Bengkuluantaranews. 2020. Jelang ramadhan penjual kolang kaling bermunculan direjang lebong. https://bengkuluantaranews.com. Diakses 28 Oktober 2020.

Curupekspress. 2020. Kolang kaling diminati pasar. https://curupekspress.com. Diakses 28 Oktober 2020.

Utari, A. Pemanfaatan Limbah kulit buah aren sebagai pupuk kompos terhadap evaluasi nutrisi silase. Ekskta Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA.Vol 3, No. 1, 2018.

Downloads

Published

2021-08-23