PENGEMBANGAN MODUL SENAM RITMIK BERBANTUAN QUICK RESPONSE CODE PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 LUBUKLINGGAU
DOI:
https://doi.org/10.55526/sjs.v2i2.363Kata Kunci:
Pengembangan, Modul, Senam RitmikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Senam Ritmik Berbantuan Quick Response Code Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan model ADDIE dengan sembilan langkah yaitu 1) Melaksanakan analisis pengajaran, 2) Merancang modul, 3) Mengembangkan modul pengajaran, 4) Menerapkan modul yang telah dibuat, dan 5) Merevisi bahan pengajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan langkah-langkah analisis kevalidan ahli media mendapatkan nilai 90,74%, ahli bahasa mendapatkan nilai 83,93%, dan ahli materi mendapatkan nilai 87,50% sehingga hasil tersebut kevalidan modul dikategorikan sangat valid. Ujione to one kepraktisan modul pembelajaran senam ritmik berbantuanquick response code pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Lubuklinggau diktegorikan sangat kuat kepraktisannya dengan jumlah nilai 88,56%.uji kepraktisan modul pembelajaran senam ritmik berbantuan quick response code pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Lubuklinggau diktegorikan sangat kuat kepraktisannya dengan jumlah nilai 88,57% dengan demikian modul pembelajaran senam ritmik berbantuan quick response code yang dikembangkan sangat praktis digunakan. Analisis data angket kepraktisan siswa uji one to one dan small group mendapat nilai 88,75% sehingga kepraktisan modul pembelajaran senam ritmik berbantuan quick response code pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Lubuklinggau dikategorikan sangat kuat kepraktisannya.
Referensi
Arsyad, Azhar. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta: Grafindo Persada
Belawati, Tian. 2003. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Depdiknas. 2016. Modul Guru Pembelajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dan Kebudayaan
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. 2008. Modul Guru Pembelajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dan Kebudayaan
Hamzah. 2019. Assessment Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara
Hutagalung, Rizky Syarifa. Pengembangan Modul Menggunakan Learning Content Development System (LCDS) Untuk Materi Pokok Implus dan Momentum. Jurnal
Lie, Anita. 2010. Co-operative Learning. Jakarta: Gramedia
Majid, Abdul. 2007. Pembelajaran dan Strategi Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Pribadi, Benny. 2010. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian Rakyat
Rudi Susilana dan Cepi Riyana. 2008. Pembelajaran dan Strategi Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Rukmana, Anin. Penyuluhan Tentang Pembelajaran Aktivitas Ritmik Terstruktur Bebas pada Guru-guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar se-Kecamatan Ganneas Kabupaten Sumedang. Jurnal
Sanjaya, Wina. 2009. Metodologi Pembelajaran. Bandung: Alfabheta
Sanntyasa. 2009. Media Pembelajaran. Banung: Alfabheta
Sudijono, Anas. 2010. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Grafindo Persada
Sugiyono. 2017. Metodologi Kuantitatif dan Kualitatif R dan D. Bandung: Alfabeta.
Sukiman. 2011. Pengembangan dan Pemanfaatan Modul Modul dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Pendidikan, No. 2 Vol. 1/2011 ISSN:0123/V/2011.
Sungkono.Pengembangan dan Pemanfaatan Modul Modul dalam Proses Pembelajaran.
Susanto, Hery. 2012. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Guru Sekolah Menengah Kejuruan. Jurna Pendidikan Vokasi, Vol 2, No. 2 Juni 2012
Tim Penulis. 2020. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah dan Skripsi.Lubuklinggau : STKIP PGRI Lubuklinggau
Umar. 2014. Media Pendidikan, Peran dan Fungsinya dalam Pembelajaran. JurnalTarbawiyahVolume11Nomor1 EdisiJanuari-Juli2014
Widoyoko (Alwan). 2017. Faktor-faktor yang Mendorong Siswa MIA SMAN Mengikuti Bimbingan Belajar Luar Sekolah di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Jurnal EduFisika Vol 02 No. 01, Juli 2017
Widowati.Pengembangan Modul Senam Lantai Untuk Pembelajaran Senam Dasar Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu keolahragaan Universitas Jambi, Jurnal.


