TEORI BACON DAN MILL DALAM KAJIAN ILMU APRESIASI SASTRA INDONESIA

Authors

  • Sri Murti murti
  • Yundi Fitrah Universitas Jambi
  • Akmal Universitas Jambi
  • Maizar Karim Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.55526/kastral.v4i2.768

Keywords:

Teori Keilmuan Bacon, Mill, dan Sastra.

Abstract

Facon menghasilkan data empiris hanya dapat membantu untuk sampai pada hasil deduktif yang benar-benar diketahui, sehingga memungkinkan pengetahuan berkembang dan teori-teori baru muncul. Metode logis harus diganti dengan induksi modern untuk memperoleh kebenaran ilmiah yang konkrit, praktis, dan logis mensistematisasikan prosedur ilmiah dan menghasilkan manfaat positif bagi umat manusia. Bacon berhasil menyebarkan metode induksinya sendiri, sehingga Bacon dikenal sebagai bapak filsafat modern. Kritiknya terhadap logika Aristoteles tradisional melahirkan teori logika modern. Pengaruh induksi yang diperkenalkan bernyanyi francis Bacon dapat memberikan donasi krusial pada metode berpikir yg menggantikan kesimpulan serta singgasananya. Penggunaan metode logika deduktif yang berlebihan dalam jangka panjang akan menyebabkan kematian sains, tidak mampu menaklukkan alam untuk membantu manusia bertahan hidup. Dengan demikian, tidak akan ada penemuan baru, karena nalar akan kembali menjadi nalar. Silogisme hanyalah pengulangan. Selain itu mengenai teori keilmuan John Stuarts Mill banyak akademisi menghadapi tantangan ketika menguraikan konsep atau filosofi dari tokoh-tokoh terkemuka, yang mengarah pada kebutuhan akan penjelasan yang lebih mendalam. Oleh karena itu, dalam menjelaskan gagasan John Stuart Mill tentang utilitarianisme, eksplorasi yang komprehensif akan dilakukan untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih mudah diakses tentang kerangka kerja konseptual Mill. Mill memulai proses ini dengan memperkenalkan konsep baru yang dikenal sebagai "prinsip kegunaan", seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Prinsip ini menyatakan bahwa tindakan-tindakan secara moral adalah bajik dan adil jika mereka berkontribusi pada tujuan menyeluruh untuk memajukan keadilan, sebaliknya dianggap tercela secara moral jika mereka selaras dengan tujuan-tujuan yang jahat.

 

References

Aldiansyah & Munawar. 2024. Utilitarianisme : Penerapan Konsep Dalam Bisnis dan Pengimplementasiannya. Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Tahun 2024 ISSN: 2774-6585
Buton, A. (2023, Januari 5). John Stuart Mill dan Etika Utilitarianismenya. Ato Menulis. https://www.atomenulis.com/john-stuart-mill-dan-etika-utilitarianismenya
Fadli, M. R. (2021). Hubungan Filsafat Dengan Ilmu Pengetahuan Dan Relevansinya Di Era Revolusi Industri 4.0 (Society 5.0). Filsafat, 31 (1).

Fuad, Nur. ____“Pemikiran Filsafat Prancis Bacon Dan Ilmu Sains”

Hasanah, Siti. ____ “Analisis Pemikiran Francis Bacon Tentang Ilmu Pengetahuan dan Kemakmuran Hidup Manusia.”

Maksum, Ali: (2011).Pengantar Filsafat.Jogjakarta.Ar-Ruzz Media.
Milla. N. & Hariyanto. (2016). Telaah Paradigma Keilmuan: Kajian Pandangan Tokoh Tentang Paradigma Keilmuan. Jurnal Lisan Al-Hal, 10 (1), 99-114

Muharir, & Haryono. S. (2023). Konsep Utilitarianisme Jhon Stuart Mill Relevansinya Terhadap Behavioral Economics. Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 9 (1), 109-122

Muslih. M. (2016). Filsafat Ilmu: Kajian atas Asumsi Dasar, Paradigma, dan Kerangka Teori Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: LESFI

Natania. J., Wijaya, F. C., Stephanie. N., Thonora, D. A. (2023). Hubungan Peranan dari Utilitarianisme Terhadap Kinerja Karyawan di Bidang Perhotelan. Journal of Management and Business (JOMB), 5 (2), 1623-1633. DOI: https://doi.org/10.31539/jomb.v5i2.6892
Pratiwi, E., Negoro, T., & Haykal, H. (2022). Teori Utilitarianisme Jeremy Bentham: Tujuan Hukum Atau Metode Pengujian Produk Hukum? Jurnal Konstitusi, 19(2). https://doi.org/10.31078/jk1922

Renda, F.X. (2023). Kebahagiaan dalam Utilitarianism John Stuart Mill. Proceedings of The National Conference on Indonesian Philosophy and Theology “Etika dan Persoalan Moral Kontemporer di Indonesia”. 1(1), 59-67

Saepullah, A. (2020). Konsep Utilitarianisme John Stuart Mill: Relevansinya terhadap Ilmu-ilmu atau Pemikiran Keislaman. Aqlania: Jurnal Filsafat Dan Teologi Islam, 11(2), 243–261.

Setianingsih, Yeni. 2019. Induktivisme-Empirisisme Francis Bacon dan Relevansinya Bagi Ilmu-Ilmu Keagamaan. Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy P-ISSN: 2656-8748, E-ISSN: 2686-4304 http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/ijitp DOI: http://dx.doi.org/10.24042/ijitp.v1i2.4930 Volume 1. No. 2 Tahun 2019, h. 157-178

Sukadana, D. A. P., & Rudy, D. G. (2020). Kontrak Standar Dalam Perkembangan Hukum Pembangunan Ekonomi Dari Perspektif Teori Utilitarianisme. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 9(1), 34–51. https://doi.org/10.24843/ks.2020.v09.i01.p04
Surajiyo. (2023). Teori-Teori Etika Dan Prinsip Etika Bisnis. Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Desain & Aplikasi Bisnis Teknologi (Senada), 6, 259–265. https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/745

Downloads

Published

2024-12-11