Analisis Nilai Moral Hikayat Silampari Putri yang Hilang dan Implikasi pada Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.55526/ljese.v1i1.37Kata Kunci:
Analisis, Nilai Moral, HikayatAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai moral dalam Hikayat Silampari Putri yang Hilang. Adapun nilai moral yang dianalisis yaitu nilai yang berhubungan dengan Tuhan, nilai yang berhubungan dengan diri sendiri, nilai yang berhubungan dengan sesama dan nilai yang berhubungan dengan lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Prosedur analisis dalam penelitian ini berupa data reduksi, data display, dan data concluiso drawing. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara uji kredibilitas, uji transerability, dan uji konfirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam Hikayat Silampari Putri yang Hilang secara keseluruhan berjumlah 74 kutipan yang meliputi nilai yang berhubungan dengan Tuhan (14) kutipan. Nilai yang berhubungan dengan diri sendiri (17) kutipan, nilai yang berhubungan dengan sesama (28) kutipan dan nilai yang berhubungan dengan lingkungan (15) kutipan. Pada penelitian ini nilai yang berhubungan dengan sesama yang mendominasi yaitu berjumlah 37,83% Data yang dikumpulkan berupa teks dalam Hikayat Silampari Putri yang Hilang.
Kata Kunci: Analisis, Nilai Moral, Hikayat.
Referensi
Ananda, Rizky. (2017). Implementasi Nilai-nilai Moral dan Agama Pada Anak Usia Dini. (Jurnal Obsesi:Pendidikan Anak Usia Dini),1, (1), 212549-8959.
Andayani & Dwinuryati, Y. (2017). Kajian Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Llokal Pada Cerita Rakyat “Nyi Andan Sari dan Ki Guru Soka”. (Jurnal Artefak), 4, (1), 16-2580-0027.
Arifin, Z. M. (2019). Nilai Moral Karya Sastra Sebagai Alternatif Pendidikan Karakter (Novel Amuk Wisanggeni Karya Suwito Sarjono).(Jurnal Literasi), 3, (1), 32.
Astuti, Tri. (2019). Menulis Akademik (Pengantar Teori dan Aplikasinya). Lubuklinggau: Yayasan Asadi Rahma (ASRA).
Deswita, D., Harun, M., Subhayani. (2018). Analisis Gaya Bahasa Perbandingan dalam Hikayat Ibrahim Hasan Karya Nurman Syamhas, (3), 295. Eliastuti, Maguna. (2017). Analisis Nilai-nilai Moral dalam Novel “Kembang Turi” Karya Budi Sardjono. (Genta Mulia), 8, (1), 42-2301-6671.
Ermanto., R Syahrul., Amin. I. (2013). Cerita Rakyat Penamaan Desa Kerinci. (Jurnal Bahasa Sastra dan Pembelajaran), 1, (1), 38.
Ermayanti, Devita. (2013). Struktur Cerita Rakyat. (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1 (2), 29.
Firwan, Muhammad. (2017). Nilai Moral dalam Novel Sang Pencerah Karya Akmal Nasrey Basral. (Jurnal Bahasa dan Satra), 2 (2), 52.
Gusal, O. L. (2015). Nilai-nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara Karya La Ode Sidu.(Jurnal Humatika), 15, (3), 40-1979-8296.
Hartati. M. & Wulan. P. A. (2016). Analisis Nilai Moral yang Terkandung dalam Novel Ayat-ayat Cinta Karya Habbiburrahman El Shirazy, 5, (1), 42.
Harziko. (2019). Nilai Moral dalam Legenda Tanjung Lesung Pandeglang. (Jurnal Bahasa dan Sastra), 1, (1), 196.
Hasan, N. H. (2018). Cerita Rakyat Nenek Luhu Tinjauan Vladiir Propp. (Jurnal Penelitian Sastra), 11, (2), 133.
Iman, M. Y & Sulaiman, Y. (2019). Nilai Pendidikan Pada Cerita Rakyat Legenda Tanjung Lesung Sebagai Bahan Pembelajaran Apresiasi Sastra Di Sekolah Dasar. (Cakrawala Pedagogik),. 3, (2), 132
Isnanda, R., Syofiani., Gusnetti. (2015). Struktur dan Nilai-nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. (Jurnal Gramatika), 6, (2), 184/ ISSN:2442-8485/ E-ISSN: 2460-6319.
Kemal, Isthifa. (2014). Analisis Tokoh dan Penokohan dalam Hikayat Muda Balia Karya Teuku Abdullah dan M. Nasir,(Jurnal Genta Mulia), 5, (2), 3.
Kristanto, M. (2019). Pemanfaatan Cerita Rakyat Sebagai Penanaman Etika Untuk Membentuk Pendidikan Karakter Bangsa. (Mimbar Sekolah Dasar), 1, (1), 64.
Mada, Faisal & Syukur, O. L. (2017). Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Wa Ode Kaengu Faari dan La Sirimbone Pada Masyarakat Muna. (Jurnal Bastra), 1, (4), 15-16.
Maretha, Della. (2019). Analisisi Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Cerita Hikayat Karya Yulita Fitriana dan Aplikasinya Sebagai Bahan Ajar Kelas X SMK Priority. (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 4, (1), 78-2614-2988.
Mukhlis., Ramli., Nabila. T. (2017). Analisis Amanat Perang Aceh Alih Bahasa Ramli Harun. (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan PBSI). 2. (4).
Nurgiyantoro, Burhan. (2012). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Nurjaya, K. M., Supendi, A. D., Firdaus, A. (2019). Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Kumpulan Cerpen Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari Sebagai Bahan Ajar. (Jurnal Imajeri), 01, (2), 82-85/2654-4199.
Rusdiana, A. H. & Zakiyah, Y. Q. (2014). Pendidikan Nilai. Bandung: CV. Pustaka.
Sa’adiah., Wilda., Anidar. (2017). Analisis Nilai Religius dalam Hikayat Kisah Rajab Siti’Abidah. (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan PBSI), 2, (3), 245-244-250.
Salam, Burhanuddin. (2010). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rhineka Cipta.
Satinem. (2019). Apresiasi Prosa Fiksi: Teori, Metode dan Penerapannya.Yogyakarta: Deepublish.
Sugiarti & Andalas, F. G. (2018). Perspektif Etik dalam Penelitian Sastra. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, CV.
Sumaryanto. (2019). Karya Sastra Bentuk Prosa. Semarang: Mutiara Aksara.
Sumasari, J. Y. (2014). Analisis Unsur-unsur Intrinsik dalam Hikayat Cerita Taifah, 4, (2), 71-74, 2089-3973.
Suwardi, Syam. (2014). Pengantar Sosiologi Dasar Analisis, Teori dan Pendekatan Menuju Analisis Masalah-masalah Sosial, Perubahan Sosial dan Kajian-kajian Strategis. Sukoharjo: CV Sindunata.
Suyatno. (2012). Nilai, Norma, Etika dan Pandangan Hidup Perlu Dipahami Oleh Setiap Warga Negara dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. (PKn progresif), 7, (1), 36.
Syam, Swandy. (2016). Silampari Hikayat Putri yang Hilang. Lubuklinggau: Bennyinstitute.
Wiguna, Z. M., Alimin, A.A. (2018). Analisis Nilai-nilai Moral dalam Cerita Rakyat Kalimantan Barat. (Jurnal Pendidikan Bahasa), 7, (1), 143.
Zaidan, R. A., Rustapa, K. A., Hani’ah. (2007). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Balai Pustaka


