Optimalisasi Model Pembelajaran Vak (Visual, Auditory, Kinestetic) sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengindentifikasi Unsur Cerpen Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri Terawas
DOI:
https://doi.org/10.55526/-.v2i2.520Kata Kunci:
VAK, mengindetifikasi, unsur, cerpenAbstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengindentifikasi unsur cerpen pada siswa kelas XI SMA Negeri Terawas melalui model pembelajaran VAK. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 67,75 dengan ketuntasan klasikal 45%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 69,5 engan ketuntasan klasikal 55%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 76 dengan ketuntasan klasikal 85%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 1,75 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 10%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 6,5 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 30%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 8,25 dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 40%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran VAK kemampuan mengindentifikasi unsur cerpen pada siswa kelas XI SMA Negeri Terawas dapat meningkat
Referensi
Aminuddin, (2004) Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo Offset.
Astuti, Siwi Puji. (2015). Pengaruh Kemampuan Awal dan Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar Fisika.
Awalludin. dkk. (2019). Kemampuan dan Kesulitan Siswa Kelas XI Mengidentifikasih Unsur Intrinsik Teks Cerpen. ISSN. 2579-7379.
Efendi, J.A. (2013) Cara Dahsyat Menulis Cerpen dengan Otak Kanan. Yogyakarta: WRITINGREVO PUBLISHING.
Ikhwa, Nadia Nurhuda. dkk. (2012). Pengaruh Model Pembelajaran Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) Berbantuan Media Jam Sudut Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III. Vol 17. No. 1
Kosasih, E. (2008) Apresiasi Sastra Indonesia. Jakarta: NOBEL EDUMEDIA.
Mihardja, R. (2012) Sastra Indonesia. Cipayung-Jakarta Timur:LASKAR AKSARA.
Miftahul, Muthiah Jannah. dkk. (2019). Efektivitas Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Klasifikasi Self-efficaty. Vol. 8. No. 1.
Nurhayati, E .(2019) Cipta Kreatif Karya Sastra. Margahayu Permai-Bandung: YRAMA WIDYA.
Nurgiyantoro, B (2007) Teori Pengkajian Fiksi, Yogyakarta: GADJAH MADA UNIVERSITY PRESS. .
Noer, Hevi Maya Sari. (2013). Implementasi Metode VAK (Visual Auditory Kinestetik) Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Mata Pelajaran PKN Materi Penegakan HAM (Kelas X Bina Prestasi 2 di MAN 2 Ponorogo.
Riyanto, Yatim. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC.
Setiawati, Tri. dkk. (2017). Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Mengidentifikasi Alur Cerpen Siswa Kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Batanghari Tahun Ajaran 2017/2018.
Setyosari, Punaji. (2013). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.
Shoimin, Aris. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz.
Wahyuni, Emi, SE. dkk. (2019). Analisis Kemampuan, Komunikasi dan Konflik lKerja tehadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Mitha Sarana Niaga.
Winarni. W. E. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Jakarta: PT. Cahaya Prima Sentosa.


