PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 LUBUKLINGGAU
DOI:
https://doi.org/10.55526/ljse.v3i1.478Keywords:
Group Investigation, hasil belajar, Matematika.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa siswa kelas VII SMP Negeri 6 Lubuklinggau setelah diterapkan model koopeatif tipe Group Investigation telah tuntas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan eksperimen semu. Dengan desain yang digunakan pre-test and pos-test group. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes berbentuk esai dengan jumlah 3 soal. Teknik analisis data dengan langkah-langkah: menghitung rata-rata dan simpangan baku, uji normalitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 6 Lubuklinggau setelah penerapan model kooperatif tipe Group Investigation telah tuntas. Hal ini terbukti dari tes akhir dengan menggunakan uji-t, hasilnya menunjukkan bahwa thitung (6,093) > ttabel (2,042) untuk taraf signifikan 5%.
References
Arikunto, S. (2010). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
BNSP. (2012). Model Pemblajaran Terpadu. Jakarta: Depdikbud.
Febriandi, Riduan. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Matematika Dengan Pendekatan Saintifik Berbasis Outdoor Untuk Siswa Kelas IV SD Pada Materi Bangun Datar. Bengkulu: Universitas Bengkulu.
Khabibah. (2019).Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.
Kristina. (2013). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Menggunakan Media Konkrit Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan. 3 (4):1-11.
Mulyasa, E. 2010.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Octavia, S.A. (2020). Model-Model Pembelajaran.Yogyakarta: CV Budi Utama.
Pane, Aprida dan M. Darwis. 2017. Belajar dan Pembelajaran. Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman. 3(2), 337
Purwanto. (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Rahmani.2015. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional Dharma Acarya (Vol.1, No. 2).
Rahmazani. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains Siswa pada Materi Fluida Statis. Jurnal Pendidikan UNIGA, 13(1), 228-235.
Sanjaya. 2009. Strategi pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Bandung: Kencana.
Shoimin Aris, 68 Model Pembeljaran Inovatif dalam Kurikulum 2013, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2014
Subana & Sudrajat. (2018). Statistik Nonparametiks Edisi Revisi Tujuh. Bandung: Alfabheta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta.
Suhana. 2014. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Suherman & Sukjaya. (2010). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Wijaya Kusuma.
Suparno. (2010). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.
Trianto. (2010). Model Pemblajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.


