UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGINDENTIFIKASI UNSUR CERPEN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN VAK (VISUAL, AUDITORY, KINESTETIC) PADA KELAS IX SMP NEGERI 20 MERANGIN

Penulis

  • Sri Sudewi SMP Negeri 20 Merangin

DOI:

https://doi.org/10.55526/ljse.v3i2.569

Kata Kunci:

VAK, mengindetifikasi, unsur, cerpen

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengindentifikasi unsur cerpen pada siswa kelas IX SMP Negeri 20 Merangin melalui model pembelajaran VAK. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 68 dengan ketuntasan klasikal 60%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 69,33 dengan ketuntasan klasikal 66,66%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 75,33 dengan ketuntasan klasikal 86,66%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 1,33 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah  6,66%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 6 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 20%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 7,33 dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 26,66%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran VAK kemampuan mengindentifikasi unsur cerpen pada siswa kelas siswa kelas IX SMP Negeri 20 Merangin dapat meningkat.

Referensi

Ali, Muhammad. (2020). Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra (Basastra) di Sekolah Dasar. Vol. 3. No. 1.
Aminuddin, (2004) Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo Offset.
Astuti, Siwi Puji. (2015). Pengaruh Kemampuan Awal dan Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar Fisika. Vol. 3, No. 1
Awalludin. dkk. (2019). Kemampuan dan Kesulitan Siswa Kelas XI Mengidentifikasih Unsur Intrinsik Teks Cerpen. ISSN. 2579-7379.
Efendi, J.A. (2013) Cara Dahsyat Menulis Cerpen dengan Otak Kanan. Yogyakarta: WRITINGREVO PUBLISHING.
Kosasih, E. (2008). Apresiasi Sastra Indonesia. Jakarta: Nobel Edumedia.
Mihardja, R. (2012) Sastra Indonesia. Cipayung-Jakarta Timur: Laskar Aksara.
Miftahul, Muthiah Jannah. dkk. (2019). Efektivitas Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Klasifikasi Self-efficaty. Vol. 8. No. 1.
Nurhayati, E .(2019) Cipta Kreatif Karya Sastra. Margahayu Permai-Bandung: Yrama Widya.
Nurgiyantoro, B (2007) Teori Pengkajian Fiksi, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Noer, Hevi Maya Sari. (2013). Implementasi Metode VAK (Visual Auditory Kinestetik) Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Mata Pelajaran PKN Materi Penegakan HAM (Kelas X Bina Prestasi 2 di MAN 2 Ponorogo.
Riyanto, Yatim. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC.
Setiawati, Tri. dkk. (2017). Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Mengidentifikasi Alur Cerpen Siswa Kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Batanghari Tahun Ajaran 2017/2018. Jurnal: Pendidikan Indonesia, Vol 4: No 1.
Shoimin, Aris. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz..
Wahyuni, Emi, SE. dkk. (2019). Analisis Kemampuan, Komunikasi dan Konflik lKerja tehadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Mitha Sarana Niaga.
Winarni. W. E. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Jakarta: PT. Cahaya Prima Sentosa.

Diterbitkan

2024-03-06