PENDAMPINGAN PEWARA SEKOLAH UNTUK PENGUATAN LITERASI LISAN SISWA SMP NEGERI 2 LUBUKLINGGAU

Penulis

  • Virry Grinitha Universitas PGRI Silampari

Kata Kunci:

pendampingan pewara, literasi lisan.

Abstrak

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi lisan siswa melalui pendampingan keterampilan pewara sekolah di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Literasi lisan merupakan kompetensi dasar yang penting dalam mendukung kemampuan berkomunikasi, kepercayaan diri, serta partisipasi aktif siswa dalam berbagai kegiatan sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tingkat keterampilan siswa, penyuluhan dan pelatihan tentang konsep dasar pewara sekolah, teknik vokal, intonasi, artikulasi, dan etika berbahasa, serta pendampingan berbasis praktik melalui simulasi memandu acara sekolah. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan observasi kinerja dan angket respon siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi lisan siswa, yang ditandai dengan meningkatnya kejelasan pengucapan, penguasaan materi acara, keberanian tampil di depan umum, serta pemahaman terhadap peran pewara sekolah. Selain itu, siswa menunjukkan respon positif terhadap kegiatan pendampingan dan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan sekolah. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pewara sekolah efektif dalam memperkuat literasi lisan siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif program pengembangan keterampilan berbahasa lisan di lingkungan sekolah.

Referensi

Brown, H. D. (2007). Teaching by principles: An interactive approach to language pedagogy (3rd ed.). Pearson Education.

English, F. W., & Kaufman, R. (1979). Needs assessment: Concept and application. Educational Technology Publications.

Kemendikbud. (2017). Gerakan literasi nasional: Materi pendukung literasi baca tulis. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2019). Panduan gerakan literasi sekolah di SMP. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbudristek. (2022). Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Lucas, S. E. (2015). The art of public speaking (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Slavin, R. E. (2019). Educational psychology: Theory and practice (12th ed.). Pearson Education.

Tarigan, H. G. (2015). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Zarefsky, D. (2014). Public speaking: Strategies for success (7th ed.). Pearson Education.

Diterbitkan

2026-05-15