EDUKASI BUDAYA LOKAL MANDI KASAI DALAM MENUMBUHKAN LITERASI BUDAYA PADA SISWA SMA NEGERI 5 LUBUKLINGGAU
DOI:
https://doi.org/10.55526/pkml.v6i1.953Kata Kunci:
Edukasi, Budaya Lokal, Mandi Kasai, Literasi BudayaAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya siswa melalui edukasi budaya lokal Mandi Kasai pada siswa SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Tradisi Mandi Kasai sebagai salah satu warisan budaya lokal memiliki nilai historis, sosial, dan edukatif yang penting untuk dikenalkan kepada generasi muda guna memperkuat identitas budaya daerah. Metode kegiatan yang digunakan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi, pemutaran media audiovisual, serta praktik pengenalan unsur-unsur budaya Mandi Kasai. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan guru dan siswa sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap makna, nilai, dan pelestarian budaya lokal Mandi Kasai. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi dan kemampuan menjelaskan kembali informasi budaya yang diperoleh. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat. Simpulan kegiatan pengabdian ini adalah edukasi budaya lokal Mandi Kasai efektif dalam menumbuhkan literasi budaya siswa serta dapat menjadi alternatif pembelajaran berbasis kearifan lokal di lingkungan sekolah
Referensi
Asriandi, A., & Kholik, H. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis KKN Literasi Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Desa Rempek Kecamatan Gangga. Al Madani Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.37216/al-madani.v3i1.1501
Kartina, R., Mukadar, A., & Lisdayanti, S. (2024). Meningkatkan Daya Literasi dengan Kearifan Lokal Bahasa Rejang. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.25431
Lestari, D., Suryani, N., & Wibowo, A. (2024). Efektivitas Metode Ceramah Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Budaya. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian, 6(2), 112-120.
Luthfia, R. A., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Urgensi Projek Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1). https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12590
Rochmawati, C. N., Masduki, L. R., & Supriyono. (2024). Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Literasi Budaya. INOVASI, 11(1), 89–100. https://doi.org/10.32493/Inovasi.v11i1.p89-100.39726
Sari, N. I., & Septiani, E. (2024). Melestarikan Kearifan Lokal: Upaya Membangun Ketahanan Budaya di Era Globalisasi (Sosialisasi terhadap Paguyuban Kebudayaan Daerah Ciamis, Jawa Barat). Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 97–103. https://doi.org/10.62207/sb7hk118
Suryani, E., & Setiawan, D. (2024). Penguatan Literasi Budaya dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 45–53. https://doi.org/10.26740/jpi.v13n1.p45-53
Tulaktondok, L., Patintingan, M. L., Paembonan, D., & Parinding, A. (2024). Membangun Budaya Literasi Lewat Komunitas Baca: Sebuah Inisiatif Pengabdian Masyarakat. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 4(2), 387–396. https://doi.org/10.33369/jurnalinovasi.v4i2.34491
Wijayati, I. W. (2024). Efektivitas Media Augmented Reality (AR) Berbasis Kearifan Lokal terhadap Peningkatan Literasi Sosial Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(4), 487–509. https://doi.org/10.57008/jjp.v4i04.1886.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Virry Grinitha, Jamaludin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



