OPTIMALISASI POTENSI BUAH ADAS DI DESA NGADISARI, PROBOLINGGO MELALUI PRODUK INOVATIF LILIN DAN SABUN AROMATERAPI

Penulis

  • Retno Widyowati
  • Tutik Sri Wahyuni
  • Syahrur Marta Dwi Susilo
  • Nurina Febriyanti Ayuningtyas
  • Fahmi Dimas Abdul Azis STIKes Hafshawaty Zainul Hasan

DOI:

https://doi.org/10.55526/bnl.v3i2.508

Kata Kunci:

Adas, atsiri, Ngadisari., Atsiri, Adas, Bromo, Lilin, Sabun

Abstrak

Tidak banyak masyarakat Desa Ngadisari yang benar-benar memanfaatkan beragam tanaman yang ada di sekitar, salah satunya adalah buas Adas. Buah adas adalah tanaman yang banyak tumbuh liar dan tidak dimanfaatkan dengan baik. Buah adas ini memiliki minyak atsiri yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang berpotensi mencegah virus corona. Bentuk kegiatan yang telah dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan mengenai pemanfaatan dan pengembangan produk inovatif dari minyak atsiri adas. Ada beberapa tahapan yang dilakukan, antara lain: Sosialisasi dan Koordinasi Program, Persiapan Pelatihan, Pembuatan Modul pelatihan (pembuatan minyak atsiri adas dan lilin aromaterapi adas), Pelaksanan Penyuluhan dan Pelatihan, Post-test untuk mengevaluasi pemahaman warga setelah diberikan penyuluhan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan berfokus pada inovasi produk tanaman asli dari Suku Tengger di Desa Ngadisari telah dilakukan pada tanggal 25-26 Juli 2023. Acara ini dihadiri oleh 30 pemuda karang taruna dari desa tersebut. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam 4 sesi, yaitu Penyuluhan destilasi minyak atsiri, Pelatihan destilasi minyak buah adas, Penyuluhan aromaterapi, Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi. Dari pelatihan ini terlihat rasa antusiasme peserta pelatihan, yaitu banyak pertanyaan yang muncul saat pemberian materi. Ada yang menanyakan pendapat mereka sesuai dengan apa yang mereka tahu dan dari pengalaman yang mereka peroleh. Produk inovasi lilin CANDLETY dan sabun SOAPTY dari minyak adas hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ngadisari-Probolinggo.

Referensi

Batoro, Setiadi J., Cikmawati D., Purwanto T.Y. 2010. Etnofarmakologi dan pengetahuan tumbuhan obat masyarakat Tengger di Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. Scientific Repository IPB University
Indriyani S., Batoro J., Ekowati G. 2012. Etnobotani tanaman obat masyarakat Tengger, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Natural B, 1(3), 222-228
Riswan S., Soekarman. 1992. Status pengetahuan etnobotani di Indonesia. Prosiding Seminar Etnobotani.
Steenis CGGJ. 1972. Preliminary checklist of the flora of Bromo Tengger Semeru. Field Report of UNDP/FAO.
Wijayakusuma H. 1993. Tanaman berkhasiat obat di Indonesia. Pustaka Kartini, Jakarta.

Diterbitkan

2023-12-18