PENINGKATAN KOMPETENSI LITERASI MENULIS MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN PENULISAN ESAI BAGI GURU TK, SD, DAN SMP SE-KOTA LUBUKLINGGAU

Authors

  • Agung Nugroho STKIP PGRI Lubuklinggau

DOI:

https://doi.org/10.55526/bnl.v5i2.928

Keywords:

literasi menulis, pendampingan, penulisan esai.

Abstract

Rendahnya kompetensi literasi menulis, khususnya dalam penulisan esai, masih menjadi kendala bagi sebagian guru TK, SD, dan SMP di Kota Lubuklinggau. Padahal, kemampuan menulis esai penting untuk mendukung pengembangan keprofesian berkelanjutan, refleksi praktik pembelajaran, serta diseminasi praktik baik di satuan pendidikan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi menulis guru melalui program pendampingan penulisan esai yang sistematis dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan penulisan esai, pendampingan intensif, serta evaluasi hasil kegiatan. Pendampingan dilakukan melalui kegiatan tatap muka dan bimbingan terstruktur yang menekankan pada pemahaman karakteristik esai, pengembangan gagasan berbasis pengalaman mengajar, serta penerapan kaidah kebahasaan dan sistematika penulisan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun esai edukatif yang runtut, argumentatif, dan komunikatif. Selain itu, guru peserta mampu menghasilkan draf esai yang layak dipublikasikan sebagai luaran kegiatan. Program ini berkontribusi dalam memperkuat budaya literasi menulis guru serta mendorong peningkatan profesionalisme pendidik di Kota Lubuklinggau.

References

Arikunto, S. (2010). Evaluasi program pendidikan. Bumi Aksara.

Dalman. (2016). Keterampilan menulis. RajaGrafindo Persada.

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487

Hidayat, R., Lestari, D., & Fauzi, A. (2022). Pendampingan penulisan karya ilmiah bagi guru sebagai upaya peningkatan profesionalisme. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 145–152.

Kemendikbud. (2017). Panduan gerakan literasi nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Knowles, M. S. (1984). The adult learner: A neglected species (3rd ed.). Gulf Publishing.

Pratiwi, N., & Susanto, H. (2021). Penguatan budaya literasi guru melalui program pendampingan menulis. Jurnal Pengabdian Humaniora, 5(1), 55–63.

Rahmawati, E., & Nugroho, A. (2020). Pelatihan dan pendampingan menulis reflektif bagi guru sekolah dasar. Jurnal Abdimas Pendidikan, 4(1), 33–40.

Sari, M., Putra, A., & Handayani, T. (2021). Pendampingan literasi menulis akademik bagi guru di daerah perkotaan. Jurnal Pengabdian Literasi, 3(2), 87–95.

Semi, M. A. (2017). Menulis efektif. Angkasa.

Sudjana, D. (2005). Metode dan teknik pembelajaran partisipatif. Falah Production.

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Trianto. (2010). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Kencana Prenada Media Group.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Widodo, C. S., & Jasmadi. (2008). Panduan menyusun bahan ajar berbasis kompetensi. Elex Media Komputindo.

Wulandari, S., Kurniawan, D., & Prasetyo, B. (2019). Pendampingan penulisan artikel populer bagi guru sebagai penguatan budaya literasi. Jurnal Abdimas Cendekia, 2(1), 21–28.

Published

2025-12-31