REVITALISASI LITERASI MEMBACA MELALUI CERITA RAKYAT LOKAL PADA SISWA SMP NEGERI 2 LUBUKLINGGAU

Penulis

  • Inda Puspita Sari Universitas PGRI Silampari
  • Virry Grinitha Universitas PGRI Silampari
  • Agung Nugroho Universitas PGRI Silampari

DOI:

https://doi.org/10.55526/bnl.v5i2.929

Kata Kunci:

: literasi membaca, cerita rakyat local.

Abstrak

Rendahnya minat dan kemampuan literasi membaca siswa masih menjadi permasalahan utama di tingkat sekolah menengah pertama, termasuk di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Kondisi ini dipengaruhi oleh terbatasnya bahan bacaan yang kontekstual dan dekat dengan pengalaman budaya siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi literasi membaca siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau melalui pemanfaatan cerita rakyat lokal sebagai bahan bacaan alternatif yang edukatif dan bermakna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi literasi membaca, pendampingan kegiatan membaca, diskusi pemahaman bacaan, serta evaluasi melalui observasi dan angket respon siswa. Cerita rakyat lokal dipilih dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa serta diintegrasikan dalam kegiatan literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan literasi, serta kemampuan memahami isi bacaan secara lebih baik. Selain itu, pemanfaatan cerita rakyat lokal mampu menumbuhkan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai alternatif strategi penguatan literasi membaca sekaligus pelestarian kearifan lokal di lingkungan sekolah

Referensi

Beers, C. S., Beers, J. W., & Smith, J. O. (2009). A principal’s guide to literacy instruction. Guilford Press.

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Corwin Press.

Johnson, E. B. (2014). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar-mengajar mengasyikkan dan bermakna. Kaifa.

Kemendikbud. (2019). Panduan gerakan literasi sekolah di sekolah menengah pertama. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. Gadjah Mada University Press.

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing.

Snow, C. E. (2002). Reading for understanding: Toward an R&D program in reading comprehension. RAND Corporation.

Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global. Erlangga.

Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

UNESCO. (2017). Reading the past, writing the future: Fifty years of promoting literacy. UNESCO Publishing.

Wibowo, A. (2013). Pendidikan karakter berbasis sastra. Pustaka Pelajar.

Diterbitkan

2025-12-31